USD/IDR
EUR/USD
USD/JPY
Emas Rp/oz
Perak Rp/oz

Dunia

Berbagai Amunisi Rudal dan Pertahanan Türkiye Dengan Gerakan Rahasia

Pusat Pemberantasan Disinformasi (DMM) Direktorat Komunikasi membantah tuduhan bahwa "Yunani memblokir berbagai proses pengadaan rudal dan amunisi pertahanan Türkiye melalui inisiatif diplomatik dan gerakan rahasia."

Ringkasan

  • Sebuah pernyataan dibuat di akun NSosyal DMM mengenai postingan di beberapa media dan platform media sosial yang menyatakan bahwa "Yunani menghalangi berbagai proses pengadaan rudal dan amunisi pertahanan Türkiye melalui inisiatif diplomatik dan langkah rahasia."
  • Proses pengadaan dan kerja sama yang dilakukan dari pasar internasional juga berjalan lancar dan tidak terputus sejalan dengan perjanjian hukum antarnegara dan perencanaan strategis.
  • Berita-berita tersebut, yang muncul dari waktu ke waktu di media atau sumber pihak ketiga, merupakan kegiatan disinformasi spekulatif yang bertujuan untuk memanipulasi opini publik dan menciptakan persepsi yang tidak berdasar.

Pusat Pemberantasan Disinformasi (DMM) Direktorat Komunikasi membantah tuduhan bahwa "Yunani memblokir berbagai proses pengadaan amunisi rudal dan pertahanan Türkiye melalui inisiatif diplomatik dan langkah rahasia. Sebuah pernyataan dibuat di akun NSosyal DMM mengenai postingan di beberapa media dan platform media sosial yang menyatakan bahwa" Yunani menghalangi berbagai proses pengadaan amunisi rudal dan pertahanan Türkiye melalui inisiatif diplomatik dan gerakan rahasia. Dalam pernyataan tersebut, yang menunjukkan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak realistis, hal berikut dicatat: “Berkat visi produksi dalam negeri dan nasional yang diadopsi di bidang industri pertahanan, Republik Turki memenuhi sebagian besar kebutuhannya akan amunisi, rudal, dan sistem pertahanan penting dengan sumber dayanya sendiri.

Proses pengadaan dan kerja sama yang dilakukan dari pasar internasional juga berjalan lancar dan tidak terputus sejalan dengan perjanjian hukum antarnegara dan perencanaan strategis. Berita semacam itu, yang muncul dari waktu ke waktu di media atau sumber pihak ketiga, merupakan aktivitas disinformasi spekulatif yang bertujuan memanipulasi opini publik dan menciptakan persepsi yang tidak berdasar.”

Sumber: TRT Haber

Paling dibaca di kategori ini