USD/IDR
EUR/USD
USD/JPY
Emas Rp/oz
Perak Rp/oz

Teknologi

Sistem Pertukaran Baterai Isuzu Memungkinkan Truk Sampah Listrik Kembali Bertugas Dalam Hitungan Menit

Ringkasan

  • Proyek percontohan ini akan menunjukkan potensi teknologi pada armada komersial.
  • Bagi armada seperti kendaraan logistik, bus, atau truk sampah, jika kendaraan menunggu berjam-jam di stasiun pengisian berarti terganggunya operasional.
  • Itu sebabnya sistem penggantian baterai alih-alih pengisian cepat menjadi semakin menarik, terutama untuk kendaraan sejenis.
  • Pabrikan mobil Jepang, Isuzu, salah satu perusahaan terkemuka di bidang ini, kini telah mengambil langkah luar biasa dalam hal ini.

Sistem penggantian baterai Isuzu memungkinkan truk sampah listrik kembali bertugas dalam hitungan menit. Proyek percontohan ini akan menunjukkan potensi teknologi pada armada komersial. Bagi armada seperti kendaraan logistik, bus, atau truk sampah, jika kendaraan menunggu berjam-jam di stasiun pengisian berarti terganggunya operasional.

Itu sebabnya sistem penggantian baterai alih-alih pengisian cepat menjadi semakin menarik, terutama untuk kendaraan sejenis. Pabrikan mobil Jepang, Isuzu, salah satu perusahaan terkemuka di bidang ini, kini telah mengambil langkah luar biasa dalam hal ini. Isuzu telah mulai menguji sistem pertukaran baterai untuk digunakan pada truk sampah listrik kota di Yokohama, Jepang.

Dalam lingkup proyek yang akan berlangsung hingga Maret 2028 ini, perusahaan akan mencoba menunjukkan bahwa kendaraan dapat melanjutkan tugasnya tanpa jeda pengisian daya yang lama dengan mengganti baterai yang sudah habis dengan baterai yang terisi penuh dalam waktu kurang lebih tiga menit. Truk sampah adalah salah satu area transisi yang paling sulit menuju listrik. Truk sampah listrik memiliki kondisi kerja yang jauh lebih menantang dibandingkan kendaraan komersial lainnya.

Meskipun kendaraan ini terus-menerus berhenti dan berjalan sepanjang hari, mereka juga mengoperasikan sistem hidrolik yang mengonsumsi energi tinggi untuk memampatkan sampah. Oleh karena itu, tidak hanya mengemudi tetapi juga perlengkapan pada kendaraan menghabiskan banyak energi dari baterai. Di Yokohama, kendaraan pengangkut sampah kota bekerja dalam satu shift antara pukul 07.30 pagi hingga 15.30 sore.

Karena jadwalnya yang cukup padat, dalam praktiknya tampaknya tidak mungkin kendaraan mengambil jeda pengisian cepat selama satu atau dua jam di tengah hari. Jika sebuah truk menghabiskan baterainya selama perjalanan, tidak hanya kendaraan tersebut tetapi seluruh program pengumpulan dapat terganggu. Oleh karena itu, hingga saat ini, paket baterai yang lebih besar umumnya lebih disukai pada truk sampah listrik.

Namun, baterai yang lebih besar menambah bobot kendaraan, meningkatkan biayanya, dan berdampak negatif terhadap efisiensi transportasi. Baterai menjadi sumber energi umum bagi armada, bukan kendaraan. Sistem yang digunakan Isuzu didasarkan pada platform bernama EVision Cycle Concept yang diperkenalkan perusahaan pada Japan Mobility Fair 2023. Dalam pendekatan ini, baterai tidak dianggap sebagai komponen tetap pada kendaraan tertentu, namun sebagai paket energi modular yang digunakan bersama oleh armada.

Ketika kendaraan tiba di stasiun, baterai yang sudah habis dikeluarkan oleh sistem robot dan diganti dengan baterai baru yang terisi penuh. Seluruh proses memakan waktu sekitar tiga menit. Dengan demikian, kendaraan bisa kembali melaju di jalan raya.

Berkat sistem ini, produsen dapat menggunakan baterai berukuran lebih kecil yang sesuai dengan durasi penggunaan dibandingkan baterai berukuran besar yang dapat bertahan seharian penuh. Bila diperlukan, kendaraan tetap beroperasi dengan membeli aki baru. Kumpulan baterai terpusat seperti itu tidak hanya menawarkan keuntungan operasional tetapi juga ekonomi.

Berkat pengelolaan baterai dari kumpulan umum, pengoperasian pengisian dapat direncanakan sesuai dengan kepadatan jaringan listrik. Selain itu, baterai yang telah menyelesaikan masa pakai otomotifnya dapat digunakan dalam sistem penyimpanan energi stasioner untuk mendapatkan masa pakai kedua. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Isuzu mencoba teknologi tersebut.

Perusahaan ini mulai menguji truk distribusi listrik yang dapat diganti baterai pada bulan September 2025, bersama dengan ITOCHU Corporation dan FamilyMart, juga di Yokohama. Proyek baru ini bertujuan untuk menunjukkan ketahanan sistem dengan menguji teknologi ini pada layanan kota dengan konsumsi energi yang jauh lebih tinggi.

Sumber: Donanımhaber

Paling dibaca di kategori ini