USD/IDR
EUR/USD
USD/JPY
Emas Rp/oz
Perak Rp/oz

Kriminal

Kepala Advokat Direktorat Investigasi Anti

Ringkasan

  • Dalam surat tersebut, yang dilihat oleh SABC News, Johnson menggambarkan lima bulan terakhir ini sebagai masa yang penuh tantangan, dan menambahkan bahwa “serangan” terhadap dirinya dan kapasitas resminya belum pernah terjadi sebelumnya.
  • Johnson saat ini dihadapkan ke Komisi Madlanga atas tuduhan perilaku tidak pantas di masa lalunya sebagai jaksa penuntut umum senior dan saat ini di IDAC, di bawah pengawasannya.
  • Kesaksian tersebut menimbulkan pertanyaan tentang kelayakannya untuk memegang jabatan tersebut, namun Johnson berpandangan bahwa negara tersebut tidak mampu membayar komisi tambahan.
  • Dia malah meminta izin untuk segera diberhentikan dari jabatannya.

Kepala Advokat Direktorat Investigasi Anti Korupsi (IDAC) Andrea Johnson telah menulis surat kepada Direktur Nasional Penuntutan Umum (NDPP), Advokat Andy Mothibi, dan Kepresidenan yang meminta pembebasan segera dari jabatannya. Dalam surat tersebut, yang dilihat oleh SABC News, Johnson menggambarkan lima bulan terakhir ini sebagai masa yang penuh tantangan, dan menambahkan bahwa “serangan” terhadap dirinya dan kapasitas resminya belum pernah terjadi sebelumnya. Johnson saat ini dihadapkan ke Komisi Madlanga atas tuduhan perilaku tidak pantas di masa lalunya sebagai jaksa penuntut umum senior dan saat ini di IDAC, di bawah pengawasannya.

Kesaksian tersebut menimbulkan pertanyaan tentang kelayakannya untuk memegang jabatan tersebut, namun Johnson berpandangan bahwa negara tersebut tidak mampu membayar komisi tambahan. Dia malah meminta izin untuk segera diberhentikan dari jabatannya. Pembungkus Komisi Madlanga | IDAC mengajukan kasus terhadap Jenderal Khumalo, Mokwele membatalkan rujukan yang tidak mengatakan apa-apa: Sementara itu, juru bicara Otoritas Penuntut Nasional (NPA), Kaizer Kganyago, telah mengonfirmasi bahwa Advokat NDPP Andy Mothibi menerima surat dari Johnson, namun tidak mau berkomentar lebih lanjut.

Sumber: SABC News

Paling dibaca di kategori ini