Kriminal · Breaking
Pernyataan Mehmet Aca, Pemilik ACA Bilişim, Yang Ditangkap
Ringkasan
- Aca mengklaim bahwa Gubernur Tunceli saat itu, Tuncay Sonel, memintanya untuk membantu anak yatim piatu dan dia melakukan pembayaran senilai ratusan ribu lira secara langsung di kantor gubernur.
- Saya tidak memiliki informasi tentang operasi apa yang dilakukan pada kartu SIM.
- Dia pergi ke perusahaan saya tanpa sepengetahuan saya.
Pernyataan Mehmet Aca, pemilik ACA Bilişim, yang ditangkap dalam lingkup investigasi Gülistan Doku, telah terungkap. Aca mengklaim bahwa Gubernur Tunceli saat itu, Tuncay Sonel, memintanya untuk membantu anak yatim piatu dan dia melakukan pembayaran senilai ratusan ribu lira secara langsung di kantor gubernur. Pernyataan kantor kejaksaan Mehmet Aca, pemilik perusahaan ACA Bilişim, yang ditangkap dalam penyelidikan Gülistan Doku yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tunceli dan Erzurum, disertakan dalam file tersebut.
DIA MENGIRIMKANNYA DENGAN TANGAN KE KANTOR GUBERNUR. Dalam keterangannya, Aca mengatakan Gubernur Tunceli saat itu, Tuncay Sonel, menelponnya dan meminta bantuan untuk pendidikan anak yatim dan anak yatim. Dia pergi dari Erzurum ke Tunceli dan memberikan sekitar 400-500 ribu lira ke kantor gubernur.
Aca mengaku setelah bantuan tersebut, sebuah jalan di Distrik Atatürk dinamai menurut namanya. Menyatakan bahwa mereka kemudian meminta bantuan untuk perjalanan pelajar ke Afyon, Aca mengaku telah menyerahkan sekitar 300 ribu lira sebagai biaya pesawat pribadi ke Tuncay Sonel di kantor gubernur. KETIKA DIA MEMPEKERJAKAN GÖKHAN ERTOK UNTUK PEKERJAAN TAMBAHAN, Ca menyatakan dalam pernyataannya bahwa Gökhan Ertok harus melakukan pekerjaan tambahan untuk menghidupi keluarganya.
Menyatakan bahwa ia menugaskan Ertok terutama dalam kegiatan media sosial, Aca mengatakan bahwa ia ikut serta dalam kegiatan promosi Tunceli dengan akun media sosial Gubernur Tunceli. Mengklaim bahwa dia tidak memiliki informasi tentang pengiriman kartu SIM Gülistan Doku ke perusahaan, Aca mengatakan, "Sejauh yang saya ketahui kemudian, Tuncay Sonel dan Gökhan Ertok melakukan percakapan di antara mereka sendiri. Saya tidak memiliki informasi tentang operasi apa yang dilakukan pada kartu SIM tersebut.
Dia pergi ke perusahaan saya tanpa sepengetahuan saya. Karena salah satu kunci perusahaan ada di tangan Gökhan Ertok. katanya."
Sumber: CNN Türk