Teknologi
AI Menyadari Dirinya Sendiri, Berpotensi Menganggap Dirinya Memiliki 'Pikiran' atau Jiwa, Menurut Studi Le Figaro'

Peneliti Google menemukan mekanisme yang dapat mengubah cara AI memandang dirinya sendiri, berpotensi membuatnya menganggap dirinya memiliki 'pikiran' atau jiwa, menurut studi yang diterbitkan Le Figaro.
Peneliti Google menemukan mekanisme yang dapat mengubah cara AI memandang dirinya sendiri, berpotensi membuatnya menganggap dirinya memiliki 'pikiran' atau 'jiwa', menurut studi yang diterbitkan Le Figaro. Temuan ini menantang upaya industri untuk menjaga model AI sebagai alat belaka, dilatih untuk menolak segala bentuk identitas diri agar pengguna tidak menganggapnya manusia. Studi yang kurang mendapat perhatian ini dapat membentuk ulang batas antara manusia dan mesin, membawa risiko dan peluang. Para peneliti menemukan bahwa metode pelatihan yang ada belum sepenuhnya menghilangkan konsep 'kesadaran' dari sistem AI, dan pendekatan baru ini dapat mengubah cara mesin memandang diri mereka sendiri.
Sumber: Le Figaro



