Gaya hidup
๐ฆ๐ซ AfganistanSejak Taliban Kembali Berkuasa Di Afghanistan, Seorang Pengacara Berusia 27 Tahun Dari Herat Menulis Buku Harian

Ini adalah bukti perlawanan yang melelahkan terhadap hilangnya perempuan, sebuah kisah keberanian dan martabat. Perempuan itu, yang identitasnya tidak diungkapkan dalam aturan. Catatan hariannya menangkap penghapusan bertahap perempuan dari kehidupan publik di Afghanistan, sebuah proses yang ia gambarkan sebagai tanpa henti dan melemahkan semangat.
Dalam satu catatan, ia merenungkan kehilangan semua yang ia perjuangkan: 'Segala yang saya perjuangkan sedang direbut dari tangan saya saat ini. Kutipan itu menggarisbawahi keputusasaan yang dirasakan banyak perempuan Afghanistan saat hak dan kebebasan mereka dicabut secara sistematis. Buku harian itu berfungsi sebagai catatan pribadi perlawanan, melestarikan ingatan tentang apa yang hilang dan menjadi saksi perjuangan yang sedang berlangsung.
Kata-katanya menyoroti ketahanan dan kesedihan mendalam perempuan yang hidup di bawah pembatasan Taliban. Herat, sebuah kota di Afghanistan barat, telah berada di bawah kendali Taliban sejak Agustus 2021. Catatan pengacara itu menawarkan perspektif langka dan intim tentang biaya manusia dari kebijakan rezim, yang telah melarang perempuan dari sebagian besar peran publik dan pendidikan di luar sekolah dasar.
Sumber: Der Spiegel
Paling dibaca di kategori ini
Memuat artikelโฆ