Dunia
Korea Utara Mulai Memindahkan Unit Rudal Ke Rusia Barat, Yang Bisa Dilengkapi Dengan 120 Rudal Balistik dan Enam Peluncur

Rusia berencana menempatkan unit tersebut, dengan sekitar 90 tentara Korea Utara, di wilayah Voronezh. Seseorang yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa AS mengetahui penempatan tersebut. Langkah ini akan memperluas kerja sama militer antara Moskow dan Pyongyang, yang telah menembakkan puluhan rudal Korea Utara ke Ukraina sejak akhir 2023. Rob Lee, pakar di Foreign Policy Research Institute, mengatakan bahwa mencegat rudal balistik adalah salah satu kelemahan terbesar Ukraina, karena tidak memiliki sistem pertahanan udara modern dan rudal Patriot.
Korea Utara telah menjadi sekutu dekat Rusia sejak invasi 2022, menandatangani pakta pertahanan bersama pada 2024 dan mengirim jutaan peluru artileri serta 14.000 tentara ke wilayah Kursk, Rusia. Pekan lalu, sebuah rudal Korea Utara menewaskan setidaknya lima anggota satu keluarga di desa Radushne, menurut laporan Ukraina. Penempatan ini bisa menjadi sinyal eskalasi bagi sekutu Kyiv, terutama Washington.
Sumber: Der Spiegel





