Politik
Trump Tidak Pernah Dalam Bahaya, Insiden Kembali Memicu Kekhawatiran Keselamatan Penerbangan
Para pejabat menegaskan bahwa Trump tidak pernah dalam bahaya dan pesawat tidak berada dalam jalur tabrakan, namun insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan di wilayah udara Washington yang padat.
FAA mengonfirmasi "hilangnya jarak pemisah sesaat" antara kedua pesawat, yang kemudian bergerak terpisah dengan aman. Penyelidikan berfokus pada apakah pengatur lalu lintas udara melanggar prosedur yang diberlakukan setelah tabrakan di udara pada 29 Januari 2025 di dekat bandara yang menewaskan 67 orang. Aturan tersebut mengharuskan penghentian lepas landas dan pendaratan komersial ketika helikopter melintas di dekatnya, mencegah berbagi wilayah udara, melarang ketergantungan pada pemisahan visual, dan mewajibkan pesawat militer menyiarkan lokasi mereka.
FAA mengatakan pengatur tetap berkomunikasi dengan kedua kru sepanjang waktu. Juru bicara Gedung Putih Kush Desai mengatakan pilot Marine One adalah yang terbaik di dunia dan presiden tidak pernah dalam bahaya. Kapten Korps Marinir Jacob Sugg mengatakan kru helikopter menerima izin normal dan tidak pernah diperintahkan untuk menunda atau mengubah jalurnya. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sedang mengumpulkan informasi tetapi belum memutuskan apakah akan membuka penyelidikan formal.
Sumber: Mint





